Selasa, 15 November 2016


Kehamilan merupakan anugerah yang luar biasa bagi wanita, namun bagi wanita yang baru pertama kali mengalami kehamilan biasanya akan kebingungan ketika mengalami Morning Sickness . Morning sickness adalah istilah kondisi mual dan muntah yang biasanya terjadi ketika masa awal kehamilan. Rasa mual akibat morning sickness umumnya akan menghilang setelah trimester pertama, tetapi terdapat juga kasus seorang wanita yang mengalami morning sickness sepanjang proses kehamilan.
Perubahan hormon pada trismester pertama kehamilan diduga merupakan salah satu penyebabnya. Yaitu peningkatan Human chorionic gonadoptrin (hCG) yang merupakan hormon yang terbentuk selama masa kehamilan, diduga para peneliti sebagai penyebab utama morning sickness. Hormon ini dihasilkan oleh janin  kemudian oleh ari-ari. Hormon inilah yang menjaga kehamilan dan menjaga produksi hormon kehamilan lainnya, yaitu progesteron, tetap stabil.
Terdapat penyebab lain munculnya morning sickness adalah kemampuan indera penciuman wanita hamil yang meningkat secara signifikan. Hal ini membuat ibu hamil sensitif terhadap bau dan kondisi ini dapat memicu rasa mual. Sebenarnya, gejala mual dan muntah dapat menjadi cara ibu hamil melindungi dirinya dan janin dari keracunan makanan. Kadar zat racun diduga mempengaruhi rasa dan bau makanan. Faktor-faktor inilah yang berpotensi membuat ibu hamil mual dan muntah supaya bayi tidak menyerap makanan tersebut. 
Beberapa cara berikut dapat membantu meringankan mual dan muntah.
  1. Beristirahatlah dari rutinitas padat anda, berilah ruang untuk membuat anda lebih santai agar diri anda sendiri siap dengan keadaan "baru" sebagai seorang ibu.
  2. Hindari tidur terlalu malam, tidur yang cukup dapat mengurangi efek morning sickness.
  3. Sempatkanlah berjalan - jalan santai dipagi hari menghirup udara segar. Udara segar dapat mengalihkan perhatian anda terhadap morning sickness
  4. Minumlah minuman yang hangat, hindari minuman yang terlalu dingin dan mempunyai aroma yang tajam.
  5. Bicarakan dengan pasangan mengenai bau-bauan yang dapat memancing rasa mual anda. Dengan berbagi kepada pasangan juga akan meringankan beban mental anda menghadapi morning sickness.
  6. Ketika bangun tidur di pagi hari, bahkan sebelum beranjak dari tempat tidur, langsung makan sedikit roti kering. Lakukan juga ketika terbangun pada malam hari.
  7. Sebaiknya jangan memakan makanan yang panas karena baunya akan lebih tercium dibanding ketika makanannya sudah lebih dingin.
  8. Pilihlah makanan yang tinggi kandungan protein dan karbohidrat serta mudah dicerna, misalnya keju, cracker, susu dan yogurt, selai kacang, atau apel.
  9. Hindari makanan yang berlemak atau berminyak, pedas dan mempunyai aroma yang tajam.
  10. Sebaiknya makan dengan porsi sedikit tetapi sering daripada porsi besar sekaligus. Ibu hamil dapat mengonsumsi kudapan setiap 1-2 jam setiap harinya.
  11. Konsumsilah jahe atau produk berbahan dasar jahe seperti minuman jahe atau permen jahe untuk mengurangi rasa mual.
  12. Menjauhlah dari asap rokok. Sebisa mungkin jangan ada anggota keluarga yang merokok di dalam rumah. Ibu hamil juga tidak boleh merokok.
  13. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin B6 seperti biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
  14. Konsumsi suplemen seperti vitamin B6 dengan pengawasan dokter

0 komentar:

Poskan Komentar